Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Museum Radya Pustaka Tutup, Ini Kata Anggota Dewan PKS

Anggota FPKS DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro
PKS Kota Solo - Salah satu museum terkenal di Kota Solo, Radya Pustaka beberapa hari terakhir terlihat tutup. Museum yang didirikan pada masa pemerintahan Pakubuwono IX oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV ini mengalami permasalah keuangan, yang diakibatkan kebijakan baru pemerintah mengenai dana hibah. Hal tersebut menjadi perhatian serius dari kalangan legislatif DPRD Solo.

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta melakukan koordinasi untuk mencari solusi permasalahan dengan Komite Museum Radya Pustaka, DPPKA,dan bagian hukum serta Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) , di Gedung DPRD Surakarta, Senin (18/5/2016) pagi.

Sekeratris Komisi IV DPRD Solo yang juga merupakan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Asih Sunjoto Putro, menyampaikan dari pertemuan tersebut telah menyepakati beberapa solusi . Salah satunya untuk segera mencairkan dana hibah.

"Solusi jangka pendeknya adalah mendukung Walikota membuka kembali Radya Pustaka. Dana hibah/bansos utk RP 300 juta segera cair dg adanya disposisi dari Walikota yg menerangkan kondisi darurat. Persyaratan sudah di persiapakan oleh Disbudpar dan DPPKA," ujar Asih.

Selain solusi jangka pendek, DPRD juga mendorong pengelolaan Radya Pustaka dibawah UPTD. Hal tersebut akan mempermudah dalam pencairan anggaran dari APBD.

"Belajar dari manahan dulu dikelola oleh yayasan sekarang dikelola oleh UPTD. Uptd museum dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota. Untuk itu kami mendorong pemerintah segera membentuk tim untuk itu," pungkasnya. (AR)

Penyerapan Tenaga Kerja Lulusan SMK Di Solo Perlu Ditingkatkan

Anggota DPRD FPKS, Asih Sunjoto Putro saat sidak ke SMK
PKS Kota Solo – Penyerapan tenaga kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Solo perlu ditingkatkan. Peningkatan dapat dilakukan dengan merangkul sejumlah perusahaan besar untuk membuka lowongan bagi lulusan sekolah vokasi yang berasal dari Solo.
“Memang selama ini bursa kerja di sekolah SMK telah berjalan. Namun, alangkah baiknya jika mereka (pihak sekolah) terus membuat MoU baru dengan perusahaan-perusahaan lain supaya memperbesar serapan bagi lulusan sekolah vokasi di Solo,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro, Kamis (28/4).
Menurutnya, masih banyak lulusan SMK Solo yang belum terserap maksimal oleh perusahaan besar. Hal ini, menjadi sebuah polemik ketika Kota Solo dikenal sebagai Kota Vokasi. Maka dari itu, lanjut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pihak sekolah harus jeli dalam merangkul perusahaan-perusahaan baru supaya mau membuka lowongan bagi lulusan SMK Solo.
“Bisa juga dengan cara menambah kuota serapan tenaga kerja perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan pihak sekolah. Upaya ini akan lebih efektif,” terangnya sebagaimana dilansir portal berita online timlo.net.

Cetak Kader Pengusaha, PKS Banjarsari Adakan Bincang Bisnis


Banjarsari, Solo - Seorang muslim sejatinya harus memiliki cita-cita terbaik, yaitu hidup berkecukupan (kaya) dan bahagia di dunia maupun akhirat. Islam tidak pernah melarang umatnya hidup kaya raya. Dengan kekayaan yang melimpah, kita juga dapat menggunakannya berinfak di jalan Allah sehingga menjadi pahala yang berlipat. Hal tersebut menjadi latar belakang bagi para kader muda Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kecamatan Banjarsari Solo menyelenggarakan kegiatan bincang bisnis. Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu (21/2) di Kantor DPC PKS Banjarsari ini mengambil tema “Langkah Awal Sukses Dunia Akhirat”.

Dalam kegiatan bincang bisnis ini, panitia menghadirkan dua pembicara yang merupakan pengusaha di Solo yang juga merupakan kader dan simpatisan PKS yaitu Bapak Heri Indratmoko yang biasa dipanggil dengan sebutan Pak Moko. Dia adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang usaha Otomotif (Bengkel dan penjualan Spare Part Otomotif). Sementara pembicara yang kedua adalah Bapak Saidi, beliau pengusaha yang bergerak dalam bidang Jasa Keuangan Syariah.

Dalam paparannya, kedua pembicara menyampaikan tentang sejarah perjalanan mereka sampai menjadi pengusaha seperti sekarang ini. Mereka juga mendorong para peserta agar total ketika akan terjun dalam dunia bisnis. 

"Bisnis bila tidak diseriusi atau tidak total dalam satu usaha tersebut maka dapat dipastikan bisnisnya juga tidak akan berjalan baik. Keberanian mengambil resiko adalah kunci utama menjadi pengusaha yang sukses," ujar Saidi.

Sementara itu, ketua panitia bincang bisnis, Abdul Kadir Audah menyampaikan bahwa PKS Banjarsari melalui acara bincang bisnis akan berusaha mensinergikan antara dakwah dan bisnis.

"Kegiatan bincang bisnis ini selain mencetak kader yang menjadi da'i juga kader yang pengusaha. Kader yang siap mengemban dakwah dimasyarakat khususnya di kecamatan Banjarsari sekaligus kader yang kuat secara ekonomi," katanya.

Dalam acara ini, turut hadir pula dua anggota DPRD Kota Solo dari Banjarsari yaitu Asih Sunjoto Putro dan Muhadi Syahroni. Acara bincang bisnis ini direncanakan akan diadakan secara rutin setiap 3 bulan sekali. (AR)

DPRD Solo Kecewa Kemendikbud Tak Punya Solusi Masalah Kurikulum


Solo - Komisi IV DPRD Solo tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) setelah melakukan konsultasi mengenai penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) 2006 dan kurikulum 2013 (K-13), Jum'at lalu (6/2). Ditemui staf Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kemendikbud, Komisi IV tidak mendapatkan solusi kongkret atas permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan.

"Pada saat melakukan konsultasi ke Kemendikbud kemarin, kami diterima oleh staf Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Namun kami mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan. Saya berpesan agar Pak Menteri tidak membuat kebijakan yang tidak tegas, kalau iya iya, kalau tidak ya tidak. Kalo cuma menyuruh tapi tidak ada solusi untuk berbagai masalah di lapangan kan kasihan pihak sekolah dan siswanya," ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro kepada pewarta, Senin (9/2) 

Asih mengatakan agenda konsultasi ke Kemendikbud ini dilakukan untuk mengkaji dan menanyakan setelah penerbitan Peraturan Mendikbud (permendikbud) No 160 Tahun 2014 tentang pemberlakuan kurikulum tersebut.

"Kebingungan-kebingungan penerapan Permendikbud membingungkan banyak pihak. Hal ini yang kami konsultasikan ke Kemendikbud. Kami contohkan, beberapa sekolah mandiri seperti SMA 5, SMA Batik 1, SMA Al Islam sudah menjalankan K-13 selama tiga semester dan semester ini sudah jalan dua bulan. Tapi diminta kembali ke kurikulum 2006. Ini kan jadi membuat kebingungan di sekolah-sekolah. Korbannya siapa ? Sekolah dan siswa. Ini namanya membingungkan,” kata Asih.

Permasalahan lainnya yang kami sampaikan, lanjut Asih, diantaranya mengenai konversi nilai raport, mata pelajaran yang berbeda diantara dua kurikulum, ketersediaan buku dan permasalahan bagi guru yang mengejar jam pelajaran untuk sertifikasi.

"Banyak hal-hal krusial yang jadi masalah. Sebagai contoh,  sertifikasi guru. Jam mengajarnya kan berbeda. Contoh guru agama. Dengan kembali ke KTSP 2006, dia hanya dapat mengajar 18 jam. Otomatis nggak masuk sertiikasi, berarti kan harus cari jam tambahan," tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini. (AR)

Sumber : pks-solo.or.id

Belum Jadi Diambil Alih Pemprov, Pembangunan SMK 8 Dilanjutkan


Solo - Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendiknas) memberikan target waktu selama dua tahun sebagai masa transisi terkait kebijakan pengambilalihan kelola SMA dan SMK oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov). Hal ini diungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro setelah melakukan konsultasi ke Kemendiknas, Jum'at (6/2).

"Dari hasil konsultasi Komisi IV dengan Kemendiknas terkait pemngambilalihan kelola SMA dan SMK ke provinsi, merka memberikan target waktu dua tahun untuk transisi," kata dia.

Selain itu, lanjut Asih, terkait pembangunan SMK N 8 senilai Rp1,2 miliar yang sempat tertunda dikarenakan pemerintah kota (pemkot) tidak berani melanjutkan pembangunan, Kemendiknas menyarankan untuk meneruskan pembangunan tersebut.

"Kemendiknas menyarankan sebaiknya pemkot tidak perlu takut untuk melaksanakan pembangunan ruang kelas senilai Rp1,2 miliar tersebut. Pembangunan jalan terus," ujarnya.

Sebelumnya, rencana pembangunan di SMK N 8 senilai Rp 1,2 miliar sempat tertunda. Hal ini dikarenakan Pemkot tidak berani melakukan pembangunan di SMK N 8. Padahal sudah di anggarkan di APBD 2015. Anggaran tersebut rencananya untuk melanjutkan pembangunan ruang kelas yang sudah rusak terutama ruang musik. (Baca : Penundaan Pembangunan SMK N 8 Dampak Kebijakan Setengah Hati)

"Walaupun nantinya kelola SMK tersebut diambil alih provinsi, toh yang akan menikmati adalah siswa yang sebagian besar adalah warga Solo," pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini. (AR)

Sumber : pks-solo.or.id

Status Plt Walikota Ancam Fungsi Legislasi DPRD Lumpuh


Solo - Badan Pembuat Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Kota Surakata, Selasa(27/1), berkonsultasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam kaitan status pelaksana tugas walikota mendatang. 

Anggota BPPD,Asih Sunjoyo Putro, mengatakan ada beberapa implikasi hukum berkaitan dengan status itu, misalnya pengesahan APBD-P, APBD maupun raperda-raperda.

"Jika status pelaksana tugas (plt) tidak dapat membuat kebijakan strategis, maka akan berimplikasi pengesahan berbagai raperda. Bagi kami ini mengkhawatirkan. Pemerintah Pusat segera menindaklanjuti berbagai implikasi status plt," tandasnya dilansir dari web dprd solo.

Lebih lanjut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Solo ini mengkhawatirkan dengan berakhirnya masa bakti walikota pada 28 Juli mendatang dan Komisi Pemilihan Umum menjadwalkan pilkada Kota Surakarta pertengahan Desember bahkan dimungkinkan mundur hingga 2016 akan melumpuhkan tugas-tugas legislasi DPRD. 

"Apabila terjadi demikian, maka masa tugas plt bisa hingga enam bulan. Selama itu pula tugas-tugas legislasi di DPRD bisa lumpuh. Mendagri segera mencari solusi atas persoalan ini. Karena ini tidak hanya Kota Surakarta, tapi  ada banyak wilayah yang melangsungkan pilkada dan kepala daerahnya dijabat plt," pungkas politisi PKS Solo ini. (AR)

Sumber : pks-solo.or.id

DPRD Solo Usulkan Larangan Merokok Saat Rapat Dan Bawa Keluarga Saat Kunker


Solo – DPRD Solo sepakat mengusulkan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda), yakni Raperda Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Raperda Kode Etik DPRD. Usulan itu disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (27/1).

Ditemui usai Rapat Paripurna, Anggota Badan PembentukanPeraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro mengatakan, Raperda Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang merupakan Raperda inisiatif dibutuhkan untuk mengatur Corporate Sosial Responsibilty (CSR) yang diberikan oleh perusahaan, baik perusahaan negara maupun swasta di Kota Bengawan.
“Di UU 25/2007 itu, CSR itu kan semacam kewajiban BUMD, BUMN dan perusahaan swasta. Makanya di Solo, CSR ini kita atur. Semua perusahaan, baik negeri maupun swasta,” katanya kepada wartawan.

Menurut Asih, Raperda ini dilatarbelakangi pelaksanaan CSR di Solo dimana sebagian menjadi sia-sia lantaran tidak terencana dengan baik. Ia mencontohkan, ada satu CSR dari perusahaan dalam bentuk penanaman bibit pohon untuk hutan kota. Namun demikian, beberapa waktu kemudian, hutan kota itu kemudian dirombak menjadi rumah susun sederhana sewa (Rusunawan).
“Kalau seperti itu kan muspro (sia-sia).  Itulah pentingnya Perda CSR sehingga nanti ada dinas yang menangani khusus,” tuturnya.

Adapun Raperda Kode Etik, sambung Asih, merupakan perubahan atas Peraturan DPRD No 2 Tahun 2010. Perubahan itu dilakukan lantaran ada beberapa hal yang dirasa perlu dimasukkan dalam Kode Etik. “Ada beberapa hal yang ingin kita masukkan. Salah satunya larangan merokok di ruang sidang dan di dalam rapat ber-AC. Di BP2D sudah disetujui, tinggal nanti di pembahasan seperti apa. Selain itu juga ada aturan tentang mana yang boleh mana yang tidak. Misalnya, larangan tidak membawa keluarga dalam, kunjungan kerja,” bebernya.

Disinggung apakah selama ini ada anggota dewan yang turut serta membawa keluarganya, Asih menyatakan ada, hanya tidak menyebut anggota dewan tersebut.

Sumber : pks-solo.or.id

Menyelamatkan Negeri Dengan Amar Ma’ruf Nahi Munkar


Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah,

Kita sebagai jama’ah dakwah, sebagai harakah dakwah, sebagai partai dakwah. Sudah barang tentu kita melakukan tugas-tugas dakwah. Yang pertama adalah tugas amar ma’ruf nahi munkar. Tugas ishlah melalui amar ma’ruf nahi munkar. Mudah-mudahan bisa kita laksanakan. Karena langkah-langkah ishlahiyah (khuthuwat ishlahiyah) atau langkah-langkah reformasi adalah merupakan unsur utama yang menjadi stabilitas/unsur stabilitas utama yang menjadi kehidupan masyarakat dan unsur dinamisator dalam kehidupan masyarakat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Hud ayat 117 disebutkan :

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ الْمُحْسِنِينَ [] سورة هود: 117

“Dan Allah Rabb-mu tidak sekali-kali akan menghancurkan suatu negeri dengan kezhaliman di mana para penduduknya adalah orang-orang yang melakukan perbaikan dan yang selalu berbuat baik”.

Selagi kita masih melakukan khuthuwat ishlahiyah melalui amar ma’ruf nahi munkar, insya Allah negeri kita ini tidak akan menghadapi bencana yang bersifat al-‘adzabul isti-sholi, yaitu azab pemusnahan secara total. Azab-azab yang bersifat peringatan yang berulang-ulang kepada kita mungkin saja terjadi, tapi ‘adzab isti-sholi (azab pemusnahan), insya Allah akan dihindarkan. Selagi ahluha mushlihun, bahkan semakin khuthuwah ishlahiyah kita semakin efektif, maka azab yang sifatnya peringatanpun akan berkurang, dan akan ditarik oleh Allah SWT.

Shahibu Azh-zhilal Sayyid Qutb rahimahullah mendefinisikan siapa mushlihun itu :

المصلحون هم الذين لهم القدرة يصدون بها الظلم والفساد

Itu definisinya, al-mushlihun adalah orang yang melakukan ishlah atau reformis adalah mereka-mereka yang mempunyai kemampuan pencegahan terhadap kezhaliman dan kerusakan. Insya Allah selagi ada kelompok dari ummat ini yang mushlihun. Yang selalu melakukan langkah yang bukan saja langkah tapi mempunyai kekuatan, bahkan selalu membangun kekuatan untuk mencegah kezhaliman dan kefasadan. Secara terus menerus ditingkatkan kerja dan kinerjanya. Insya Allah bahkan azab-azab yang bersifat peringatanpun akan diangkat oleh Allah SWT.

Sehingga secara sederhana, dengan tetap eksisnya jama’ah amar ma’ruf nahi munkar, jama’ah al-ishlahiyah, jama’ah (organisasi) yang selalu melaksanakan reformasi, insya Allah azab Allah akan dicabut. Jika jama’ah tersebut efektif, mempunyai qudrah yang yashudduna biha azh-zhulma wal fasad. Oleh karena itu kita harus meningkatkan pendayagunaan potensi positif konstruktif dalam diri kita. Untuk semakin meningkatkan langkah-langkah ishlahiyah kita. Meningkatkan kualitas langkah-langkah ishlahiyah kita. Meningkatkan kualitas kerja dan kinerja ishlahiyah kita. Sehingga berhasil mencegah kezhaliman dan kefasadan dinegeri kita ini dalam segala sektor. Amin … Ya Rabbal … ‘alamin.

Sumber : http://www.al-intima.com

Pemberlakuan Dua Kurikulum Yang Berbeda Membingungkan


Solo - Permasalahan terkait penghentian kurikulum 2013 oleh  Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar Dan Menengah, Anis Baswedan sangat dirasakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Diskpora) Kota Surakarta. Hal ini diketahui saat Komisi IV DPRD Solo mengadakan audiensi mengenai permasalahan kurikulum ini, Senin (12/1/2015).

Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro mengatakan pemberlakuan dua kurikulum yang berbeda dalam satu tahun ajaran masih sangat membingungkan walaupun sudah muncul Peraturan Menterinya.

"Dalam Permendiknas No 160 Tahun 2014 disebutkan sekolah yang sudah menggunakan kurikulum 2013 selama 3 semester dilanjutkan kurikulumnya, sedangkan bagi sekolah yang baru 1 semester disarankan utnuk kembali ke kurikulum 2006. Namun ada sekolah yang baru satu semester, tetapi tetap memakai kurikulum 2013. Hal ini sangat membingungkan," ujarnya.

Selain itu, Asih juga mengatakan berubahnya kurikulum hanya dalam semester yang berbeda akan menimbulkan banyak permasalahn bagi sekolah.

"Misalnya, jika sekolah semester ganjil menggunakan kurikulum 2013, sedangkan di semester genap menggunakan kurikulum 2006, Hal ini tentu akan bermasalah dalam rapot siswa kelak. Sebagai contoh, pelajaran Teknologi Informasi Komputer di kurikulum 2006 ada, sedangkan di kurikulum 2013 tidak ada, bagaimana nanti menyesuaikan nilai rapotnya? Mengenai buku pelajaran juga. Selama ini Dinas menyediakan buku untuk kurikulum 2013, terus bagi yang memilih kurikulum 2006 bagaimana penyediaan bukunya?" lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini.

Lebih lanjut, Asih mengatakan dalam jangka waktu yang lama, adanya perbedaan kurikulum tiap sekolah akan berimbas saat penyesuaian siswa baru dimana sekolah asalnya menggunakan kurikulum yang berbeda.

"Saat siswa masuk ke sekolah yang menggunakan kurikulum yang berbeda dengan sekolah asalnya, ini akan membuat bingung siswa itu. Hal ini karena metode pembelajaran dalam kurikulum itu berbeda drastis," lanjut Asih.

Asih mengharapkan program-program pemerintah pusat untuk tidak terkesan kurang terencana sehingga membingingkan dinas dibawahnya dan masyarakat.

"Program pusat terkesan kurang terencana dengan baik sehingga dinas pun merasa kesulitan untuk menjelaskan ke masyarakat. Koordinasi dari pusat maupun provinsi sangat penting agar masyarakat tidak dibuat bingung tentang permasalahan ini," pungkasnya. (AR)

Sabar

Oleh Dr Amir Faishol Fath, Sabar menjalani hidup dengan segala kondisinya, tidak tergesa-gesa mendapatkan hasil, dan tetap semangat menghadapi cobaan apa pun adalah sikap yang bersinergi dengan sunnatullah.

Lihatlah tanaman tidak langsung berbuah saat ditanam. Buahnya pun tak langsung masak saat muncul, bahkan harus menunggu berbulan-bulan untuk mencapai musim panen.

Sang janin dalam kandungan ibunya tak langsung lengkap anggota tubuhnya. Ia harus menunggu berbulan-bulan untuk menjadi sempurna. Allah SWT bahkan mengajarkan, penciptaan langit dan Bumi berlangsung selama enam hari. Padahal Allah bisa menciptakannya dalam sekejap hanya dengan mengatakan "kun fayakuun". Ini semua untuk mengajarkan pentingnya sifat sabar melalui berbagai proses hidup dan kehidupan.

Para ulama membagi sifat sabar dengan tiga wajah. Pertama, sabar menaati Allah. Mengapa? Sebab untuk menjalankan semua rukun Islam sangat membutuhkan kesabaran.

Shalat, misalnya. "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa." (QS Thaha: 132).

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (QS Al-Baqarah: 45).

Allah SWT mengaitkan antara sabar dan shalat bahwa seseorang tak akan menegakkan shalat dengan benar tanpa kesabaran dirinya. Hidup bersama dengan orang-orang beriman, membantu mereka, berdakwah bersama mereka, membimbing mereka menaati Allah, juga membutuhkan kesabaran. Juga lihat QS Al-Kahfi: 28. Bahkan ada dua tugas pokok seorang Muslim yang keduanya saling berkait tak terpisahkan untuk mendapatkan kebahagiaan, yaitu saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.

Kedua, sabar menjauhi maksiat. Sabar mengendalikan gejolak nafsu jangan sampai terseret kepada dosa. Sabar menahan diri dari perhiasan dunia yang selalu menggodanya. Sabar meninggalkan harta haram yang menggiurkan. Sabar tidak mendekati jalan-jalan zina yang selalu memanggilnya.
Rasulullah SAW menyebutkan, ini adalah jalan ke surga. "Surga diselimuti dengan hal-hal yang tidak menyenangkan, sementara neraka diselimuti dengan hal-hal yang menggiurkan."

Ketiga, sabar menjalani ujian Allah SWT bahwa hidup dan mati, senang dan susah, mudah dan sulit, semua adalah ujian. Banyak orang bertahan pada saat diuji dengan kesulitan, namun malah ia jatuh pada saat diuji dengan kemudahan. Banyak semut justru mati di dalam gula. Seekor kera tidak jatuh pada saat diembus angin kencang.

Malah ia jatuh pada saat diembus angin sepoi-sepoi. Sorang Mukmin harus selalu sabar pada saat diuji dengan kesulitan dan bersyukur pada saat diuji dengan kesenangan. Inilah sukses.

Wallahu a’lam bishshawab.

Memaafkan Itu indah

Manusia tidak lepas dari salah dan lupa. Ada 2 macam kesalahan yang dilakukan oleh manusia, yaitu salah kepada Allah dan salah kepada sesama manusia. Apabila manusia salah kepada Allah, untuk menghapus dosa yang ditimbulkan cukup dengan melakukan taubat dan tidak mengulangi perbuatan tersebut. Apabila dia melakukan salah kepada sesama, tidak cukup dengan taubat dan tidak mengulangi, tetapi dia harus bertemu dengan yang bersangkutan untuk miminta maaf atas kesalahan yang pernah dia lakukan.

Memaafkan adalah salah satu perbuatan yang sangat mulia, sehingga Allah SWT berjanji akan memberikan balasan surga yang luasnya seluas langit dan bumi sebagaimana firmanya, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.(QS Ali Imran : 133-134)

Nabi Muhammadpun juga memerintahkan kepada kita agar segera meminta maaf apabila kita melakukan kesalahan pada orang lain sebagaimana sabdanya, “Siapa yang merasa pernah berbuat aniaya kepada saudaranya, baik berupa kehormatan badan atau harta atau lain-lainnya, hendaknya segera meminta halal (maaf) nya sekarang juga, sebelum datang suatu hari yang tiada harta dan dinar atau dirham, jika ia punya amal shalih, maka akan diambil menurut penganiayannya, dan jika tidak mempunyai hasanat (kebaikan), maka diambilkan dari kejahatan orang yang dia aniaya untuk ditanggungkan kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah r.a)

Dalam hadits yang lain dari Abu Hurairah ra. bahwasanya ada seorang pria bertanya; Ya Rasulullah, aku punya banyak kerabat dan aku berusaha menyambung (silaturahim) mereka, namun mereka memutuskan (silaturahim) kepadaku. Dan aku tetap berusaha baik kepada mereka, namun mereka membalasnya dengan keburukan terhadap aku. Dan aku selalu sabar menghadapi mereka, sedangkan mereka terus menyakitiku. Beliau bersabda: “Jika keadaanmu seperti apa yang kamu katakan, maka itu seolah-olah kamu memberikan abu panas kepada mereka. Dan kamu akan tetap ditolong Allah selama kamu tetap berbuat demikian.” (HR. Muslim)

Misthah bin Atsatsah adalah kerabat dari Abu Bakar As-Shiddiq yang selalu mendapat bantuan nafkah dari Abu Bakar As-Shiddiq. Ketika terjadi peristiwa berita bohong yang mengabarkan bahwa Aisyiah (putri Abu Bakar As-Shiddiq) yang merupakan istri Rasulullah telah berselingkuh dengan Shafwan Ibnu Mu'aththal,  Misthah bin Atsatsah adalah salah satu orang yang ikut menyebarkan berita bohong itu. Sangat manusiawi dan wajar apabila Abu Bakar As-Shiddiq begitu kecewa bahkan marah kepada Misthah bin Atsatsah yang selama ini dicukupi nafkahnya oleh Abu Bakar, bahkan Abu Bakar sampai bersumpah untuk menghentikan bantuan yang biasanya diberikan kepada Misthah.  Namun Allah SWT tidak berkenan dengan sumpah yang dilakukan oleh Abu Bakar, sehingga peristiwa inipun menjadi sebab turunnya Surat An Nuur ayat 22, “Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan mem beri (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah. Hendaklah mereka memaafkan dan berla pang dada. Apakah ka mu tidak ingin agar Allah mengampunimu? Sesungguhnya, Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Memaafkan kesalahan seseorang adalah tanda orang yang bertakwa. Wajib memberi maaf jika telah diminta dan lebih baik lagi memaafkan meskipun tidak diminta.
Sifat “tak kenal maaf” atau “tiada maaf bagimu’ adalah sifat syaitan”. Ia akan membawa keretakan dan kerusakan dalam pergaulan bermasyarakat. Masyarakat aman damai akan terwujud jika anggota masyarakat itu memiliki sikap pemaaf dan mengerti bahwa manusia tidak terlepas dari pada salah dan alpa.
Imam Al-Ghazali memberi panduan untuk  memadamkan api kemarahan dan melahirkan sifat pemaaf. Apabila marah hendaklah mengucap “A’uzubillahiminassyaitanirrajim” (aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang dirajam).
Mudah memaafkan, penyayang terhadap sesama Muslim dan lapang dada terhadap kesalahan orang merupakan amal shaleh yang keutamaannya besar dan sangat dianjurkan dalam Islam. “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan perbuatan baik, serta berpisahlah dari orang-orang yang bodoh”. (QS Al-A’raf:199)
Dalam ayat lain, Allah Azza wa Jalla berfirman. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu”. (Ali Imran : 159)

Itulah betapa mulia dan indahnya memaafkan dalam syariat Islam. Semoga kita menjadi pribadi yang pemaaf. Wallahu a’lam bishshawab.


Kisah nyata mengharukan dari Italy

Disuatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama kota, tak tahu aku bener engganulisnya), seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. Tak lama kemudian, sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini. Sayangnya,sang bayi kini menderita leukemia (kankerdarah). Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera. 

Ayah kandungnya merupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini, bersedia menghubungi Dr. Adely di RS Elisabeth. Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar. Setiap orang membicarakannya.Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul. Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul, ia akan menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah tangganya sendiri. Jika ia tetap bersikeras untuk diam, ia sekali lagi membuat dosa yang tak terampuni. Kisah ini akan berakhir bagaimanakah ?  Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali. Martha, 35 thn, adalah wanita yang menjadi pembicaraan semua orang. 

Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi diantara kedua anaknya, ternyata terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiap orang disekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini. Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam tinggi. Terakhir, Dr. Adely memvonis Monika menderita leukimia. Harapan satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok untuknya. Dokter menjelaskan lebih lanjut. Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang. 

Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani pemeriksaan. Hasilnya tak satupun yang cocok. Dokter memberitahu mereka, dalam kasus seperti Monika ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu carayang paling manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika. Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa suara "Tuhan..kenapa menjadi begini ?" Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa. Peterson mengerutkan keningnya berpikir.

Dr. Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut, dan termenung begitu lama. Terakhir mereka hanya berkata, Biarkan kami memikirkannya kembali. 

Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka, pasangan suami-istri tersebut. Martha menggigit bibirnya keras, suaminya Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa tahun. Dr. Adely menganggukkan kepalanya. Lalu mereka menceritakan Itu adalah 10 tahun lalu, dimana Martha ketika pulang kerja telah diperkosa seorang  remaja berkulit hitam. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1 malam. Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan. Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan. Sepertinya seluruh langit runtuh. 

Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia melanjutkan kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. Kami merasa sangat ketakutan, kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku masih mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi kami. Begitulah, kami ketakutan menunggu beberapa bulan. Maret 1993, Martha melahirkan bayi perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa, pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. Tapi mendengar suara tangisnya, kami sungguh tak tega. Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa. pada akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya, dan memberinya nama Monika. 

Mata Dr. Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya ia memahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika. Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata Kelihatannya, kalian harus mencari ayah kandung Monika. Barangkali sumsum tulangnyacocok untuk Monika.Tetapi, apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian? Martha berkata : "Demi anak, aku bersedia berlapang dada memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Aku tak akan memperkarakannya. Dr. Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu. 

Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik, sebelum akhirnya memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran. November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian ini, seperti yang digambarkan sebelumnya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul, demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan penderita leukimia ! Begitu berita ini keluar, tanggapan masyarakat begitu menggemparkan. Kotak surat dan telepon Dr. Adely bagaikan meledak saja, kebanjiran surat masuk dan telepon, orang-orang terus bertanya siapakah wanita ini Mereka ingin bertemu dengannya, berharap dapat memberikan bantuan padanya. Tetapi Martha menolak semua perhatian mereka, ia tak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya, lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil pemerkosaan terungkap. 

Seluruh media penuh dengan diskusi tentang bagaimana cerita ini berakhir. (suratkabar Roma) Komentar dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah? Jika orang hitam ini berani muncul, akan bagaimanakah masyarakat kita sekarang menilainya Akankah menggunakan hukum yang berlaku untuk menghakiminya Haruskah ia menerima hukuman dan cacian untuk masa lalunya, ataukah ia harus menerima pujian karena keberaniannya hari ini?  

Saat itu berita pencarian juga muncul di Napulese, memporakporandakan perasaan seorang pengelola toko minuman keras berusia 30 tahun. Ia seorang kulit hitam, bernama Ajili. 17 Mei 1992 waktu itu, ia memiliki lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam berhujan itu. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini. Tak seorangpun menyangka, Ajili yang sangat kaya raya itu, pernah bekerja sebagai pencuci piring panggilan. Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak ia masih muda, ia yang tak pernah mengenyam dunia pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. Ia yang begitu pandai dan cekatan, berharap dirinya sendiri bekerja dengan giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari orang lain. Tapi sialnya, bosnya merupakan seorang rasialis, yang selalu mendiskriminasikannya. Tak peduli segiat apapun dirinya, selalu memukul dan memakinya. 17 Mei 1992,merupakan ulang tahunnya ke 20, ia berencana untuk pulang kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Siapa menyangka, ditengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring. Sang bos menahan kepalanya, memaksanya untuk menelan pecahan piring. Ajili begitu marah dan memukul sang bos, lalu berlari keluar meninggalkan restoran. Ditengah kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si kulit putih. Malam berhujan lebat, tiada seorangpun lewat, dan di parkiran ia bertemu Martha. Untuk membalaskan dendamnya akibat pendiskriminasian, ia pun memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini. 

Tapi selesai melakukannya, Ajili mulai panik dan ketakutan. Malam itu Juga Ia menggunakan uang ulang tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese, meninggalkan kota ini.Di Napulese, ia bertemu keberuntungannya. Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar di restoran milik orang Amerika. Kedua pasangan Amerika ini sangatlah mengagumi kemampuannya, dan menikahkannya dengan anak perempuan merka, Lina, dan pada akhirnya juga mempercayainya untuk mengelola toko mereka. Beberapa tahun ini, ia yang begitu tangkas, tak hanya memajukan bisnis toko minuman keras ini, ia juga memiliki 3 anak yang lucu. Dimata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga, Ajili merupakan bos yang baik, suami yang baik, ayah yang baik. Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan dosa yang pernah diperbuatnya. 

Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan melindungi wanita Yang pernah diperkosanya, berharap ia selalu hidup damai dan tentram. Tapi ia menyimpan rahasianya rapat-rapat, tak memberitahu seorangpun. Pagi hari itu, Ajili berkali-kali membolak-balik koran, ia terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang dimaksud. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa wanita malangitu mengandung anaknya, bahkan menanggung tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang awalnya bukanlah miliknya. 

Hari itu, Ajili beberapa kali mencoba menghubungi no.Telepon Dr.Adely. Tapi setiap kali, belum sempat menekan habis tombol telepon, iatelah menutupnya kembali. Hatinya terus bertentangan, bila ia bersedia mengakui semuanya, setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini, anak-anaknya tak akan lagi mencintainya, ia akan kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang cantik. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat disekitarnya. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja kerasnya bertahun-tahun. Malam itu, saat makan bersama, seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha.Sang istri, Lina berkata : : "Aku sangat mengagumi Martha. Bila aku diposisinya, aku tak akan memiliki keberanian untuk memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Aku lebih mengagumi lagi suami Martha, ia sungguh pria yang patut dihormati, tak disangka ia dapat menerima anak yang demikian". Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya, dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan: Kalau begitu, bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu? Sedikitpun aku tak akan memaafkannya !!!

Waktu itu ia sudah membuat kesalahan, kali ini juga hanya dapat meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri, ia benar-benar begitu rendah, begitu egois, begitu pengecut ! Ia benar-benar seorang pengecut ! demikian istrinya  menjawab dengan dipenuhi api kemarahan. Ajili mendengarkan saja, tak berani mengatakan kenyataan pada istrinya. Malam itu, anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak bersedia tidur, untuk pertama kalinya Ajili kehilangan kesabaran dan menamparnya. Sang anak sambil menangis berkata :"Kau ayah yang jahat, aku tak mau peduli kamu lagi. Aku tak ingin kau menjadi ayahku". Hati Ajili bagai terpukul keras mendengarnya, ia pun memeluk erat-erat sang anak dan berkata: "Maaf, ayah tak akan memukulmu lagi. Ayah yang salah, maafkan papa ya". 

Sampai sini, Ajili pun tiba-tiba menangis. Sang anak terkejut dibuatnya, dan buru-buru berkata padanya untuk menenangkan ayahnya : "Baiklah, kumaafkan. Guru TK ku bilang, anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki kesalahannya. Malam itu, Ajili tak dapat terlelap, merasa dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Dimatanya selalu terbayang kejadian malam berhujan deras itu, dan bayangan sang wanita. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis wanita itu. Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya sendiri :
"Aku ini sebenarnya orang baik, atau orang jahat ?" Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur, ia pun kehilangan seluruh keberaniannya untuk berdiri. Hari kedua, ia hampir tak tahan lagi rasanya. Istrinya mulai merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya, memberikan perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah Dan ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya. Pagi hari di jam kerja, sang karyawan menyapanya ramah : "Selamat pagi, manager !" Mendengar itu, wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi, dalam hati dipenuhi perasaan tak menentu dan rasa malu. Ia merasa dirinya hampir menjadi gila saja rasanya. 

Setelah berhari-hari memeriksa hati nuraninya, Ajili tak dapat lagi terus diam saja, iapun menelepon Dr. Adely. Ia berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap tenang : "Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu. Dr. Adely memberitahunya, keadaan sang anak sangat parah. Dr.Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata :"Entah apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya. Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling dalam, suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir keluar, bagaimanapun anak itu juga merupakan darah dagingnya sendiri ! Ia pun membulatkan tekad untuk menolong Monika. Ia telah melakukan kesalahan sekali, tak boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini. Malam hari itu juga, ia pun mengobarkan keberaniannya sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala rahasianya. Terakhir ia berkata : "Sangatlah mungkin bahwa aku adalah ayah Monika Aku harus menyelamatkannya Lina sangat terkejut, marah dan terluka, mendengar  semuanya, ia berteriak marah :"Kau PEMBOHONG !" Malam itu juga ia membawa ketiga anak mereka, dan lari pulang ke rumah ayah ibunya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah Ajili,
kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera mereda. Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman hidup, mereka menasehatinya : "Memang benar, kita patut marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu. Tapi pernahkah kamu memikirkan, ia dapat mengulurkan dirinya untuk muncul, perlu berapa banyak keberanian besar. Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya terkubur. Apakah kau mengharapkan seorang suami yang pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki dirinya Ataukah seorang suami yang selamanya menyimpan kebusukan ini didalamnya ?" Mendengar ini Lina terpekur beberapa lama. 
Pagi-pagi di hari kedua, ia langsung kembali ke sisi Ajili, menatap mata sang suami yang dipenuhi penderitaan, Lina menetapkan hatinya berkata : "Ajili, pergilah menemui Dr. Adely ! Aku akan menemanimu !" 

3 Februari 2003, suami istri Ajili, menghubungi Dr. Adely.8 Februari, pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth, demi untuk pemeriksaan DNA Ajili. Hasilnya Ajili benar-benar adalah ayah Monika. Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya, ia pun tak dapat menahan air matanya. Sepuluh tahun ini ia terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili, namun saat ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. Segalanya berlangsung dalam keheningan. Demi untuk melindungi pasangan Ajili dan pasangan Martha, pihak RS tidak mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada media, dan juga tak bersedia mengungkapkan keadaan sebenarnya, mereka hanya memberitahu media bahwa ayah Bandung Monika telah ditemukan. 

Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini. Mereka terus-menerus menelepon, menulis suratpada Dr. Adely, memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka pada orang hitam ini, sekaligus penghormatan mereka padanya. Mereka berpendapat : "Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang pahlawan !"  10 Februari, kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat bertemu muka langsung dengan Ajili. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga Martha, iapun menyetujui hal ini. 18 Februari, dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha bertemu langsung dengan Ajili. 

Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat Marth, langkah Kakinya terasa sangatlah berat, raut wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing, sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak Ajili berkata : "Maaf...mohon maafkan aku !" Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Martha menjawab : "Terima kasih Kau dapat muncul. Semoga Tuhan memberkati, sehingga sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku". 

19 Februari, dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : "Ini suatu keajaiban !" 
22 Februari 2003, sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili, dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis. Satu minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang kerumah mereka untuk merayakannya. Tapi hari itu Ajili tidak hadir, ia memohon Dr. Adely membawa suratnya bagi mereka. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :"Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian.

Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian". Saat ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia di saparoh usiaku selanjutnya. Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku ! ( Italia post) 

"Kita tidak dapat berbuat apapun untuk mengubah masa lalu, tapi kita bisa mengendalikan masa depan dengan berbuat KEBAIKAN mulai hari ini..."

Mukjizat 1 Dollar 11 Sen


Sally adalah anak pertama dari 2 bersaudara yang masih berusia 8 tahun. Belum lama ini dia harus berhadapan dengan kenyataan bahwa adiknya, George, sakit dan harus dioperasi. Orang tuanya yang berpenghasilan pas-pasan tidak memiliki biaya untuk operasi yang sangat mahal. Jaminan asurani kesehatan pun tidak bisa dicairkan karena sudah lama mereka tidak bisa membayar preminya.
“Hanya  doa dan mukjizat yang dapat menyelamatkan adikmu!” seru sang Ayah kepada Sally.
“Mukjizat? Apa itu?” tanya Sally dalam hati.
Sesaat kemudian Sally masuk ke dalam kamar dan berdoa untuk mukjizat yang dia harapkan, yakni kesembuhan adiknya. Tak lama  setelah itu, Sally keluar kamar dan menemui adiknya. Dia ingin tahu apakah dengan doanya tadi George sudah sembuh atau belum? Ternyata adiknya belum juga sembuh. Lalu ia kembali ke kamar dan mengambil celengannya. Celengan itu lalu ia pecahkan sehingga uang logam didalamnya berhamburan. Satu persatu uang itu ia pungut. Ternyata totalnya adalah 1 dollar 11 sen.
Berbekal uang itu, Sally kemudian pamit pada orang tuanya untuk membeli obat di apotek seberang buat adiknya. Dengan haru, ibunya melepas Sally membeli obat meski ia tahu uang Sally tidak akan cukup menebus obat adiknya.
Sesampainya di apotek, Sally tidak terlalu ditanggapi oleh petugas apotek. Mungkin karena ia masih terlalu kecil untuk berbelanja. Berbagai cara dilakukan Sally kecil untuk menarik perhatian apoteker, namun tak juga berhasil. Sally tidak kehabisan ide. Dengan sedikit terpaksa ia mengetuk-ngetuk etalase dengan uang logamnya hingga terdengar agak bising. Akibatnya dengan berang seorang petugas datang menghampiri Sally dan bertanya, “Mau apa kamu gadis kecil?”
“Aku mau membeli mukjizat untuk kesembuhan adikku yang sedang sakit!” Jawab Sally mantap sambil menunjukkan uang receh berjumlah 1 dollar 11 sen.
“Maaf gadis kecil, disini kami tidak menjual mukjizat. Kami hanya menjual obat-obatan. Silahkan kembali kepada orang tuamu minta uang tambahan agar dapat membeli obat yang kamu maksud!” Ujar petugas dengan nada kesal.
“Bu, tolonglah. Kata ayah, hanya mukjizat yang dapat menyembuhkan adikku. Mungkin ibu bisa menolong aku!” pinta Sally.
Belum sempat petugas itu menjawab, tiba-tiba seorang pria yang mendengar ucapan Sally menghampirinya. “Siapa namamu, Nak? Memangnya mukjizat seperti apa yang dibutuhkan adikmu?” tanya pria tersebut.
Sally kemudian menceritakan perihal dirinya serta keadaan yang ia alami saat ini. Sementara itu, pria tadi dengan sabar mendengarkan cerita Sally.
“Adikku, George, sudah lama sakit dan harus dioperasi. Tapi orang tuaku tidak punya uang untuk membayar biaya operasinya. Kata ayah, hanya mukjizat yang bisa menyembuhkan adikku. Untuk itulah aku kemari, siapa tahu apotek ini menjual mukjizat yang ayah maksud!” tutur Sally. Makin lama, suara gadis kecil itu makin parau. Bahkan ketika menceritakan kondisi adiknya, Sally mulai menangis. Cerita Sally tampaknya membuat orang tersebut tersentuh.
“Sudahlah, Nak. Jangan menangis! Sekarang, bisakah kamu pertemukan saya dengan kedua orang tuamu? Kalau bisa, saya ingin melihat kondisi adikmu yang sedang sakit itu.” Ungkap pria itu sambil memeluk Sally.
Ternyata pria itu adalah dokter spesialis bedah terkenal, Carlton Armstrong. Singkat cerita, George akhirnya berhasil dioperasi dengan lancar sehingga kondisinya pulih seperti semula. Operasi itu dilakukan sendiri oleh dr.Amstrong. Tidak hanya itu, dr.Amstrong pun membebaskan semua biaya operasi tersebut.
“Operasi itu pasti sangat mahal. Kalau kamu tidak punya keyakinan dan cinta kasih kepada adikmu, ibu tidak bisa membayangkan berapa harga yang harus dibayarkan untuk itu semua.” puji ibu kepada Sally sambil memeluknya.
“Bu, harga operasi itu 1 dollar 11 sen ditambah dengan mukjizat.” jawab Sally dengan penuh sukacita.

Angela Collins, Temukan Kebenaran Dalam Islam

REPUBLIKA.CO.ID, Benci dan rindu. Begitulah sikap publik di Amerika Serikat (AS) terhadap Islam setelah terjadinya peristiwa 11 September 2001. Kebencian dan ketakutan terhadap agama Islam melanda sebagian masyarakat di negeri Adidaya itu. Mereka menuding Islam sebagai agama teroris yang telah melahirkan orang-orang jahat dan berhati pembunuh.

Berbeda dengan sebagian masyarakat yang dilanda Islamofobia, Angela Collins, seorang aktris di AS, justru tertarik untuk mempelajari Islam setelah peristiwa runtuhnya gedung kembar World Trade Center (WTC) di New York itu. Tak perlu lama bagi Angela untuk meyakini kebenaran ajaran Islam. Dua bulan setelah peristiwa 9/11, ia mengucap dua kalimat syahadat.
''Islam adalah satu-satunya agama yang menyuruh kita melakukan penyerahan total kepada Sang Pencipta kita, Pencipta semua orang dan segala sesuatu,'' ujar bintang televisi yang membintangi ''Laguna Beach'' itu.
Angela pun haqqul yaqin, Alquran adalah firman Allah SWT. ''Ini (Alquran) hanya bisa datang dari pencipta saya.''
Angela dibesarkan dalam keluarga Katolik tradisional. Setiap pekan ia pergi ke gereja bersama keluarganya, membaca dan memahami kitab sucinya, dan berdoa kepada Yesus. Secara fisik, Angela adalah seorang gadis California tulen yang diberkahi kesempurnaan fisik. Matanya biru, rambutnya pirang, dan bentuk tubuh yang menandakannya sebagai gadis pantai California.

Sebagai bintang televisi, Angela cukup populer. Tak sedikit anak gadis yang mencoba meniru atau ingin menjadi seperti dirinya. Angela adalah pribadi yang unik. Ia mulai mencari jati dirinya ketika berusia 14 tahun. Saat itu, ia sudah mulai menolak konsep Trinitas. Sepanjang hidupnya, ia berusaha untuk mencari dan memahami segala sesuatu. Namun ketika sampai pada konsep ketuhanan, Angela benar-benar bingung. ''Terutama mengenai mengapa Tuhan datang sebagai manusia dan membiarkan dirinya mati demi dosa-dosa umatnya,'' ungkapnya dalam laman turn to Islam.

Jika memikirkan hal itu, hatinya selalu gundah. Ada rasa ketidakyakinan. Angela pun memutuskan untuk membicarakan masalah-masalah seperti itu dengan pastornya. 

Angela pun sering bertanya, ''Mengapa agamanya begitu kompleks.'' Ketika beranjak dewasa, ia memutuskan untuk membuatnya lebih sederhana. Hanya ada satu, yaitu Sang Pencipta. Ya, hanya itu.

Menurutnya, tak ada penjelasan lain yang masuk akal dari itu. Dan, setiap orang tidak bisa mengendalikan peristiwa yang terjadi pada diri masing-masing, termasuk dia. ''Ada yang mengendalikan itu semua, Dialah Pencipta (Allah SWT),'' ujarnya. 

Hingga akhirnya, Angela mengenal Islam. ''Saya mencari kebenaran dan saya menemukannya di dalam Islam. Kini saya memiliki keyakinan itu dan saya menyukainya,'' paparnya.

Ia memandang Islam sebagai agama yang datang untuk memperbaiki kesalahan manusia. Menurut Angela, Islam adalah agama sederhana. ''Allah adalah Allah. Dia menciptakan manusia dan manusia menyembah Allah. Itu saja,'' ucapnya. 

Tuhan, kata dia, mengutus Musa, Yesus (Isa), dan Muhammad untuk menyampaikan pesan-Nya dan membimbing manusia melalui firman-Nya.

''Dalam Islam, Yesus adalah satu-satunya nabi yang tidak mati, dan karena itulah ia menjadi utusan yang akan datang kembali pada Hari Penghakiman,'' papar Angela. 

Ia berpendapat, agama adalah pedoman hidup bagi setiap orang untuk berperilaku baik melalui spiritualitas. Esensi Allah (satu-satunya Tuhan) telah membuka hatinya.
Islam memberinya arah dan kini Angela hidup dengan panduan Alquran yang dipinjamkan oleh Penciptanya untuk kebahagiaan di bumi dan di akhirat nanti. 
Menurutnya, Islam tidak memberikan jalan ke surga hanya karena seseorang mengatakan dia adalah seorang Muslim.

Ia menilai, seseorang juga tidak mungkin langsung masuk surga hanya karena mempercayai Allah bersifat monoteis.
''Anda pergi ke surga berdasarkan niat dan tindakan Anda untuk mengikuti pesan yang diajarkan kepada kita oleh para nabi. Dan, semua itu dapat dikonfirmasi dalam kitab yang Allah berikan (Alquran).''

Pilihan Angela untuk menjadi seorang Muslimah yang dinilai sebagai agama kontroversial, membuat keluarga dan teman-temannya heran. 

''Saya melihat Muslim secara umum di mata masyarakat Amerika Serikat. Namun mereka harus tahu, itu bukanlah Muslim yang sebenarnya. Muslim tidak bertindak seperti apa yang mereka pikirkan,'' Angela mengemukakan pendapatnya dalam wawancara dengan NBC.

Setelah menjadi bagian dari Islam, ia dapat mematuhi ajaran di dalam Alquran dan Hadis. Baginya, Islam adalah agama yang multibudaya dan merupakan sistem yang dapat diadopsi dalam lingkungan apa pun di setiap titik waktu.

Kini, Angela telah menjadi seorang Muslimah. Tidak terlihat lagi gerai rambut pirangnya. Rambutnya yang indah itu telah ditutup oleh hijab (jilbab) yang membuatnya jauh lebih memesona dari penampilan sebelumnya.

Awalnya, tidak mudah untuk memakai hijab. Menurut dia, orang-orang di sekitarnya banyak berpikir bahwa apa yang dipakainya bukanlah sebuah aksesori keagamaan, tetapi justru sebuah mode pakaian terbaru. Namun, dengan niat yang tulus, Angela menunaikan kewajibannya sebagai seorang Muslimah; berjilbab.

Ia pun memutuskan untuk meninggalkan dunia keartisan yang gemerlap dan glamor. Kini, Angela berkhidmat di dunia pendidikan, sebagai direktur di Islamic School. Angela mencoba untuk memberi kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam di Amerika Serikat. 

Perjuangan Cinta Seorang Istri Sejati

Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina.Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.
Sekilas orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap.Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anakpun. Akibatnya Pak Andre putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggabnya tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sangat sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Bu Rina pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.
Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Pak Andre sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Bu Rina.
Setelah berdebat cukup lama dan alot, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu.Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui.
Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Andre nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Bu Rina tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata nelangsa di pipinya.Di sela mabuknya itu tiba-tiba Pak Andre berdiri tegap dan berkata lantang,
"Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi selama ini..!"
 Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri.
 Keesokan harinya, seusai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Rina istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya.Maka, dia pun lalu bertanya,
 "Ada dimanakah aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..."
 Bu Rina pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab,
"Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan mereka itu para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu..!"
 Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Pak Andre pun lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Bu Rina pun hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.
"Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..."
 Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya.Yup... till death do apart..! Subhanallah...#.#.#

Alampun memberi nasehat pada kita

Salah satu syarat agar hidup kita tidak mengalami kerugian baik di dunia maupun di akherat adalah nasehat. Allah berfirman:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS Al Ashr: 1-3)
Nasehat adalah rambu – rambu bagi manusia supaya hidupnya teratur, terarah dan punya tujuan yang jelas. Dan agama itu adalah nasehat untuk kita semua, Nabi pernah sampaikan dalam sebuah hadits:
Dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari radhiallahu ‘anh, “Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa?, Beliau bersabda : Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim” [Muslim no. 55]
Allah SWT telah mengutus Nabi dan menurunkan kitab suci untuk membawa kebenaran (agama tauhid dan hukum-hukumnya) sebagai pemberi kabar gembira dan peringatan yang kesemuanya untuk memberikan arah dan petunjuk bagi manusia dalam menjalankan kehidupan ini. Allah berfirman:
"Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan."  (QS Al Fatir:24)
Selain menurunkan firman – firman yang dituangkan dalam Al Qur’an (ayat Qauliyah), Allah SWT juga menurunkan Ayat-ayat  dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini(ayat Kauniyah). Oleh karena alam ini hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem dan peraturanNya yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan keagungan Penciptanya. Allah berfirman:
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?" (QS Fushshilat : 53)
Marilah kita lihat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan alam sebagai pemberi nasehat pada kita yang luar biasa yaitu laut. Di sekitar Palestina ada dua laut yang kedua-duanya terletak di daratan. Keduanya sangat berbeda. 
Yang satu dinamakan Laut Galilea, yaitu sebuah danau yang luas (panjang 21 km lebar 13 km kedalaman rata-rata 256 m) dengan air yang jernih dan bisa di minum. Berbagai jenis ikan dan tumbuhan hidup di laut ini. Danau itu juga dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau, banyak orang mendirikan rumah di sekitarnya. 
Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh sesuai dengan namanya. Segala sesuatu yang ada di dalam laut yang mempunyai panjang 67 km lebar 18 km kedalaman rata-rata 118 m ini akan mati. Airnya sungguh asin (kadar garamnya sekitar 32%) sehingga kita bisa sakit jika meminumnya. Laut itu tidak ada ikannya dan tidak ada sesuatupun yang sanggup tumbuh di tepiannya. Tak juga ada orang yg ingin tinggal di sekitarnya, sebab baunya sangat tak sedap. 
Yang menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa sungai yang mengalir ke keduanya adalah satu sungai yaitu sungai Yordan. Terus, apa yang membuatnya kemudian jadi beda? 
Bedanya, laut yang satu menerima dan memberi (Laut Galilea), sedang laut lainnya menerima dan menyimpannya saja (Laut mati). 
Sungai Yordan mengalir ke Laut Galilea dan mengalir keluar dari dasar laut itu. Laut tersebut memanfaatkan air sungai Yordan dan kemudian meneruskannya kepada laut lain yang juga memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke Laut Mati namun tidak pernah keluar lagi (berkurangnya air hanya melalui penguapan). 
Laut Mati menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya sendiri. Hal itulah yang membuatnya mati: hanya menerima dan tidak mau memberi.
Oleh karena itu marilah kita belajar menerima ilmu (mencari ilmu), menerima harta (mencari harta) supaya kita bisa memberi pencerahan dengan ilmu dan memberikan sebagian harta untuk meringatkan beban orang lain, bahkan memberikan sebagian harta yang kita cintai sebagai syarat kita mendapatkan kebajikan yang sempurna. Allah berfirman:
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." (QS Ali Imran : 92)
Semoga Allah memberi kekuatan pada kita, sehingga bisa selalu belajar dari Al Qur’an, Sunnah Nabi maupun alam ini untuk kebahagiaan hidup kita. Amin.
 
Copyright © 2013. Asih Sunjoto Putro, S.Si - All Rights Reserved
Adapted from Mas Template | Powered by Blogger