DBD Kian Mengganas, Asih Minta DKK Lebih Tanggap


Solo - Serangan demam berdarah dengue (DBD) di kampung Clolo, Kadipiro, Banjarsari kian mengganas. Setelah menyebabkan meninggalnya seorang balita Tikalse Mulya Rajasa, wabah ini juga menyebabkan anak 4 tahun Imam Basuki yang notabene adalah saudara Tikalse masuk ke Rumah Sakit.

Kepala DKK Surakarta, Sri Wahyuningsih menambahkan, penanggulangan DBD adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Khusus di Clolo indeks kepadatan nyamuk sangat tinggi hingga 25 persen. Jadi potensi serangan DBD besar. Kamis ini (15/1/2015) kami akan menggelar pengasapan,” kata dia dilansir suaramerdeka.com

Sebelumnya, Sekretaris Komisi IV DPRD Solo mengkritisi keterlambatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo dalam melakukan langkah-langkah antisipasi sehingga ada kejadian tersebut.

"Wabah DBD ini merupakan siklus tahunan. Jangan sampai ketika sudah ada korban meninggal malah baru melakukkan fogging (pengasapan). Harusnya sudah sebelum ini pencegahannya, apalagi indeks kepadatan nyamuk di Clolo sangat tinggi," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo ini.

Sementara itu, total ada 16 warga Clolo yang terjangkit DBD, dua di antaranya telah meninggal. (AR)
Share this article :
 
Copyright © 2013. Asih Sunjoto Putro, S.Si - All Rights Reserved
Adapted from Mas Template | Powered by Blogger