Solo - Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Indonesia dimana daerahnya dilaului oleh sungai Bengawan Solo dan mempunyai kepadatan penduduk yang tinggi. Hal ini sangat berdampak dengan rawannya bencana yang dimungkinkan terjadi seperti banjir yang rutin melanda Solo disetiap tahunnya akibat meluapnya sungai Bengawan Solo. Selain itu potensi kebakaran juga mengintai rumah-rumah kawasan padat di Solo. Hal ini menjadi salah satu skala prioritas untuk anggaran APBD 2016 dalam rapat yang diadakan oleh Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama para stake holder dan pimpinan DPRD dan pimpinan Komisi DPRD Solo di Balai Tawangpraja, Balaikota Solo , Rabu (4/3).
Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro mengatakan salah satu pembahasan sub Komisi Sosial Budaya yang salah satunya membahas skala prioritas di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini berhubungan dengan potensi rawan bencana yang terjadi di kota Solo yang sangat berdampak kepada masyarakat.
"Kota Surakarta merupakan daerah yang dilalui oleh sungai Bengawan Solo sehingga rawan banjir dan merupakan kota besar yang rawan kebakaran dimana dampaknya bisa cepat menyebar dengan hunian penduduk yang padat," ujar Asih.
Asih juga berharap pihak BPBD lebih aktif dalam meningkatkan dan menggalakkan sosialisasi tentang antisipasi dan pencegahan bencana.
"BPBD perlu meningkatkan dan menggalakkan sosialisasi tentang pencegahan, antisipasi dan penanganan bencana banjir dan kebakaran ke warga. Sosialisasi bisa dilakukan melalui sekolah, pertemuan yang melibatkan RT maupun pertemuan PKK," pungkas Asih. (AR)
Sumber : http://pks-solo.or.id
